Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Sistem Payment Terbaru di Shutterstock

Kali ini saya ingin berbagi tentang pembayaran di Shutterstock. Karena nilai nilai download dan pembayaran sekarang sudah berubah di shutterstock serta beberapa pertanyaan seputar Pembayaran di shutterstock yang menghubungi kami. Selain itu, para kontributor baru sudah banyak bermunculan sehingga butuh info tentang shutterstock dan juga aturannya.

Kebanyakan kontributor shutterstock baru banyak yang kurang paham tentang pembayaran di Shutterstock. Sehingga perlu dibuatkan panduan tentang 10 Hal wajib diketahui sekitar Pembayaran di Shutterstock. Berikut isinya;

1. Metode Pembayaran Shutterstock

Metode pembayaran di Shutterstock itu ada 4, yaitu Paypal, Payoneer, Skrill dan Check. Jadi bisa pilih salah satunya, jika punya Paypal cukup Paypal aja. Sedangkan bagi yang belum punya Paypal atau Payoneer bisa menggunakan pembayaran sistem Check yang dikirimkan oleh tim Shutterstock, namun untuk metode ini tidak direkomendasikan dikarenakan selain waktu pengiriman yang lama, cara ini juga ribet. Apalagi dengan minimum payment yang lumayan besar dibanding Paypall dan Payoneer yang hanya 35$. Jadi yang belum punya paypal dan Payoneer bisa segera daftar. 

2. Sistem Pembayaran Shutterstock

Sistem pembayaran Shutterstock adalah Payout. Artinya setiap Dollar yang terkumpul mencapat titik capai maka langsung dibayarkan. Hal ini berbeda dengan sistem Withdraw. Sistem Withdraw adalah diambil sendiri oleh user dan waktu pembayarannya tidak ditentukan. Jadi user bisa kapan saja withdraw jika batas Minimum jumlah pembayaran atau saldo telah tercapai. 

3. Memasukkan Metode Pembayaran

Untuk memasukkan Metode pembayaran silahkan masuk ke bagian "Payout Information" pada bagian Account Setting. Harap perhatikan bahwa jika Anda mengubah pengaturan pembayaran Anda setelah pembayaran telah dihitung, pengaturan baru Anda akan berlaku pada bulan berikutnya. Ini berarti bahwa pembayaran dalam proses akan disampaikan sesuai dengan pengaturan sebelumnya.  

Selain itu, email yang didaftarkan boleh berbeda dengan email login shutterstock. Bahkan ada beberapa tim desain yang memakai banyak email paypal dalam banyak akun shutterstock.

4. Pajak Pembayaran

Ada pilihan untuk mengisi Pajak pemabayaran berupa US TAX (form W8-Ben). Jika tidak diisi maka akan dikenakan pajak yang cukup besar yaitu sekitar 30% dari setiap pembelian Buyer yang beralamat di Amerika. Jika diisi pajaknya maka hanya dipotong 10% saja. 

silahkan isi pajak pembayaran berupa form w8-ben. 

5. Waktu Pembayaran

Setiap kontributor yang sudah mencapai batas payout maka waktu pengiriman pembayaran atau Tanggal gajian/payout dari Shutterstock biasanya antara tanggal 7 sampai 15 dibulan berikutnya. Sistem payout shutterstock sama halnya dengan sistem gajian. 

6. Earning

Untuk earning atau penghasilan di Shutterstock dapat diperoleh melalui Sistem pay per download. Setiap ada buyer mendownload karya kita, baik vector dan photo maka akan mendapat royalty sebesar 0,25$ untuk Subscription. Sedang untuk kategori lainnya bisa lihat di earning breakdown dan level earning. 

7. Penundaan Payment

Penundaan ini terjadi karena ada kesalahan. Kesalahan yang seringkali adalah salah email paypal. atau yang kedua adalah terlambat memasukkan email pembayaran. Kalo semua sudah merasa aman dan benar semua akan tetapi masih ada penundaan, maka segera hubungi CS Shutterstock.

8. Free Royalty

Sistem Free royalty adalah bahwa setiap karya yang dibeli oleh buyer hanya berhak digunakan atau hak pakai akan tetapi pemilik sah karya itu adalah Kontributor Shutterstock tersebut. Namun seorang buyer juga bisa membeli karya kita dengan sistem full license berdasarkan persetujuan tim Shutterstock. Sistem ini disebut beli putus, jadi buyer membeli karya kita untuk dimiliki dan kita harus menghapus karya kita itu dari portofolio kita.

Earning Structure Shutterstock

Pemberitahuan Informasi Earning Structure Shutterstock ini berlaku sejak tanggal 1 Juni 2020. Oleh karena itu kita perlu pelajari lebih lanjut. Sebelum kita kaji lebih lanjut, akan saya jelaskan mengenai sistem pembayaran shutterstock;

Sebenarnya yang berubah hanya 2 perubahan. Namun sangat berpengaruh pada kita sebagai kontributor. Yang pertama perubahan earning Photo, Ilustrasi dan vector. dan yang kedua adalah Video atau footage. sedangkan untuk audi atau musik masih sama. belum berubah.

Ada beberapa sisi keputusan yang berbeda disini. menurut perusahaan shutterstock. Hal ini dianggap adil untuk semua kontributor, penjelasannya pun sudah ditulis di blog shutterstock resminya. Mereka mengatakan :
Mulai 1 Juni 2020, Shutterstock akan memperbarui struktur pendapatan yang menentukan berapa banyak kontributor menghasilkan ketika pelanggan melisensikan pekerjaan mereka. Kami (shutterstock) melakukan penyesuaian ini untuk mencerminkan perubahan di pasar global untuk konten kreatif. Ini menciptakan peluang yang adil bagi semua kontributor kami, menghargai kinerja dengan potensi pendapatan yang lebih besar.
Ada titik penguatan yang menurut mereka bisa diterima oleh semua kontributor. Akan tetapi banyak juga kontributor senior yang menolak akan hal ini. Sehingga muncul tagar di twitter dan sosmed lainnya tentang #boycotshutterstock.

Lalu apa sih yang ditolak?

Sebelum kita bahas tentang penolakan, alangkah baiknya kita mengerti dulu perubahan earning tersebut.

1. earning structure Image (Photo, illustrasi, dan vector)

Anda bisa baca dari table di gambar diatas. ada sebuah level disini. mulai dari level 1 sampai dengan level 6. Setiap level mempunyai penghargaan prosentase masing masing. Artinya bagaimana? Artinya adalah kita sebagai kontributor bisa kontribusi sampai pada 100 baik itu berupa photo/ilustrasi/vector maka kita dihargai sebagai level 1 yang pendapatannya hanya 15 persen. hal yang sama jika mencapai 101 sampai 250 naik level 2 dan seterusnya. hal yang sama dengan konten video.

2. earning structure video

jadi pendapatan berdasarkan jumlah video yang sudah diupload. namun perlu dicatat penting aturan mainnya. yaitu;
  1. Level baru ini didasarkan pada berapa kali konten lisensi pembeli daripada pendapatan seumur hidup kontributor.
  2. Semua kontributor reset ke level 1 untuk gambar dan video setiap tahun pada tanggal 1 Januari. Dengan mengatur ulang tingkat royalti setiap tahun, Shutterstock bertujuan untuk memberikan jalan bagi para kontributor untuk mendapatkan hadiah yang adil untuk konten yang berkinerja baik pada saat ini.
  3. Ada tingkat terpisah untuk gambar dan untuk video, dan kontributor lulus melalui mereka secara independen berdasarkan jumlah unduhan mereka di setiap kategori.
jadi ada 2 persepsi bagi saya. yang pertama adalah jumlah upload sesuai level yang dihargai. dan persepsi yang kedua adalah jumlah konten yang terdownload atau terbeli (karena tertulis: Image licenses dan video licenses). Namun persepsi yang kedua saya ini masih ngambang karena sangat tidak mungkin bisa mencapai level ke 6 kalo berdasarkan jumlah download. Namun yang menjadi kaget bagi semua kontributor di seluruh dunia adalah aturan yang kedua, yaitu semua akan di reset setiap tanggal 1 januari. (ini sangat menyedihkan bagi semua kontributor). Anda akan tahu kenapa sedih! hasil kerja kerasnya selama ini seperti orang baru lagi. 

Feeling saya tentang jumlah download ada pada paragraf penutup di blog resmi shutterstock, mereka berkata: 
Kontributor dapat lulus melalui level berdasarkan jumlah unduhan/download mereka di setiap kategori, memberi penghargaan kepada pembuat konten karena menghasilkan karya berkualitas yang segar, relevan, dan diminati oleh pelanggan. 
Ini sangat menyedihkan sekali. karena banyak sekali tuntutan kepada kontributor agar benar benar meningkatkan skill untuk bisa membaca peluang yang ada di pasar.

Ok. Sekarang mari kita bicara versi kontributor. Ada 3 kelompok kontributor akan hal ini. Golongan pertama adalah yang menolak, Golongan kedua adalah yang menerima keputusan tersebut. dan golongan ketiga adalah para kontributor baru atau memang tidak mempedulikan aturan ini yang penting berkarya atau sebagai penyaluran hobi mereka.

1. Kontributor yang menolak Earning Shutterstock Baru.

Kontributor ini mencoba memboikot shutterstock, bahkan sampai pada menutup akun mereka di shutterstock. ada yang tutup permanen ada juga yang sementara. bahkan perlawanan mereka sampai pada tagar twitter #boycotshutterstock di viralkan. Karena bagi mereka sangatlah tidak adil. hasil jerih payah mereka sama sekali tidak dihargai. apalagi dengan reset setiap tahunnya.

banyak sekali grup grup di facebook dan lainnya saling menjabat tangan untuk ikut menyuaarakan suara mereka untuk shutterstock agar mengembalikan aturan ke sistem lama. mereka menolak keras dengan sistem earning terbaru tersebut. Hal ini sangat wajar karena mereka juga sudah bekerja keras di shutterstock sudah sangat lama. Bahkan mereka ini cenderung mengajak untuk beralih ke microstock lain. Dan sebagai rekomendasinya adalah Adobe Stock.

2. Kontributor yang menerima Earning Shutterstock Baru

Para kontributor ini layaknya karyawan, mereka hanya bisa pasrah. karena menurut mereka, platform dan perusahaan yang dipakai adalah shutterstock. apapun keputusannya mereka terima. Namun mereka juga bingung mau gimana lagi. karena mereka ini sudah nyaman di shutterstock yang mendapatkan earning lumayan besar daripada microstock lainnya. hasilnya juga dibayar, sehingga mereka cenderung menerima.

3. Kontributor baru dan yang tidak peduli

para kontributor yang baru ini malah justru merasa adil karena mereka baru memulai. sehingga kesempatan mereka sama dengan para kontributor yang sudah kawakan. Namun sy yakin di tahun kedua dan seterusnya jika dia masih bertahan maka dia akan merasa bahwa aturan reset tiap tahun ini sangat mengganggu karyanya. Bagi yang tidak peduli mungkin karena mereka hanya ingin iseng iseng saja dengan dunia microstock jadi tidak dijadikan sesuatu yang serius untuk mendapatkan hasil yang maksimal.

Dari Perubahan tersebut masih ada yang belum berubah, yaitu earning di referal. Di Shutterstock ada 2 jenis referal, yaitu referal kontributor dan referal konsumen. Baca selengkapnya di link aerning referral tersebut.


Nah hasil riset tadi adalah menentukan keputusan untuk berubah mindset. Karena sebelum ada di microstock. Youtube juga melakukan banyak perubahan yang menguras energi untuk bisa menghasilkan di youtube. sekarang sama di microstock. oleh karena itu, Apapun resikonya tetap berkarya. tetap belajar untuk meningkatkan skill agar hasil karya kita dilihat para konsumen yang membutuhkan. salam semangat dan salam sukses buat Anda semua!!

Posting Komentar untuk "Sistem Payment Terbaru di Shutterstock"